Bak Gergaji Mesin Politik, Uang Yahudi Jadi Pembabat Para Politisi AS Anti-Israel
Jum'at, 22 Mei 2026 - 13:50 WIB
Komite Urusan Publik Amerika-Israel (AIPAC), super PAC-nya; United Democracy Project, dan Republican Jewish Coalition Victory Fund menghabiskan lebih dari USD9 juta untuk mengalahkan Massie, sementara donor Republik pro-Israel terkemuka lainnya menggelontorkan jutaan dolar ke super PAC yang bersekutu dengan Trump yang mendukung Gallrein.
Setelah kekalahan Massie, Podhoretz menggambarkan hasil tersebut sebagai bukti bahwa para donatur politik Yahudi akan secara terbuka menggunakan kekuatan finansial mereka melawan kandidat yang dia gambarkan sebagai anti-Semit.
“Kita harus menggunakan sarana yang kita miliki,” katanya. “Dan menurut pandangan saya, saya akan mengatakannya, itu adalah uang Yahudi," katanya lagi, seperti dikutip dari Politico, Jumat (22/5/2026).
Komentator pro-Israel tersebut mengutip statistik untuk menggarisbawahi pengaruh yang tidak proporsional dari para donatur Yahudi dalam kehidupan publik Amerika.
“Orang Yahudi membentuk 2 persen dari populasi,” katanya. “Menurut beberapa studi, orang Yahudi menyumbang 20 persen dari sumbangan amal yang diberikan di Amerika Serikat setiap tahunnya. Itu berarti sepuluh kali lipat. Pikirkan tentang itu. Pikirkan tentang ketidakseimbangan itu," paparnya.
Menurut Podhoretz, pola yang sama berlaku untuk politik, dengan mengatakan bahwa itu “cukup mirip juga", sebelum berpendapat bahwa para donatur memberikan uang karena mereka “ingin memengaruhi pemilihan untuk memilih orang-orang yang mencerminkan pandangan mereka.”
Podhoretz menyatakan bahwa kandidat yang dituduh anti-Semitisme harus memahami bahwa “mereka harus melewati gergaji mesin” sebelum menjabat.
Setelah kekalahan Massie, Podhoretz menggambarkan hasil tersebut sebagai bukti bahwa para donatur politik Yahudi akan secara terbuka menggunakan kekuatan finansial mereka melawan kandidat yang dia gambarkan sebagai anti-Semit.
“Kita harus menggunakan sarana yang kita miliki,” katanya. “Dan menurut pandangan saya, saya akan mengatakannya, itu adalah uang Yahudi," katanya lagi, seperti dikutip dari Politico, Jumat (22/5/2026).
Komentator pro-Israel tersebut mengutip statistik untuk menggarisbawahi pengaruh yang tidak proporsional dari para donatur Yahudi dalam kehidupan publik Amerika.
“Orang Yahudi membentuk 2 persen dari populasi,” katanya. “Menurut beberapa studi, orang Yahudi menyumbang 20 persen dari sumbangan amal yang diberikan di Amerika Serikat setiap tahunnya. Itu berarti sepuluh kali lipat. Pikirkan tentang itu. Pikirkan tentang ketidakseimbangan itu," paparnya.
Menurut Podhoretz, pola yang sama berlaku untuk politik, dengan mengatakan bahwa itu “cukup mirip juga", sebelum berpendapat bahwa para donatur memberikan uang karena mereka “ingin memengaruhi pemilihan untuk memilih orang-orang yang mencerminkan pandangan mereka.”
Podhoretz menyatakan bahwa kandidat yang dituduh anti-Semitisme harus memahami bahwa “mereka harus melewati gergaji mesin” sebelum menjabat.
Lihat Juga :