Penembakan Guncang Masjid Terbesar San Diego AS, 5 Tewas, Termasuk 2 Tersangka
Selasa, 19 Mei 2026 - 06:55 WIB
“Ancaman saat ini telah diatasi, anak-anak aman, dan itu adalah hal yang baik,” kata Wali Kota San Diego Todd Gloria saat konferensi pers Senin sore.
“Jelas, kita telah kehilangan nyawa di Islamic Center of San Diego, dan kepada komunitas Muslim setempat, doa saya menyertai Anda. Saya ingin meyakinkan komunitas Muslim kita bahwa kita akan melakukan segala upaya untuk memastikan Anda dapat merasa aman di kota ini," paparnya.
Seorang juru bicara rumah sakit setempat, Sharp Memorial, juga mengatakan bahwa para korban sedang dirawat di sana.
“Kami belum pernah mengalami tragedi seperti ini sebelumnya, dan saat ini yang bisa saya katakan hanyalah mengirimkan doa dan solidaritas kami kepada semua keluarga di komunitas kami di sini dan juga masjid-masjid lain serta semua tempat ibadah di kota kami yang indah ini harus selalu dilindungi,” kata Taha Hassane, seorang imam dan direktur ICSD. “Sangatlah keterlaluan untuk menargetkan tempat ibadah.”
The Council on American-Islamic Relations (CAIR), organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di Amerika Serikat, mengutuk penembakan tersebut.
“Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang mengerikan ini,” kata direktur eksekutif CAIR San Diego, Tazheen Nizam, dalam sebuah pernyataan.
“Tidak seorang pun boleh takut akan keselamatan mereka saat menghadiri salat atau belajar di sekolah dasar," ujarnya.
“Jelas, kita telah kehilangan nyawa di Islamic Center of San Diego, dan kepada komunitas Muslim setempat, doa saya menyertai Anda. Saya ingin meyakinkan komunitas Muslim kita bahwa kita akan melakukan segala upaya untuk memastikan Anda dapat merasa aman di kota ini," paparnya.
Seorang juru bicara rumah sakit setempat, Sharp Memorial, juga mengatakan bahwa para korban sedang dirawat di sana.
“Kami belum pernah mengalami tragedi seperti ini sebelumnya, dan saat ini yang bisa saya katakan hanyalah mengirimkan doa dan solidaritas kami kepada semua keluarga di komunitas kami di sini dan juga masjid-masjid lain serta semua tempat ibadah di kota kami yang indah ini harus selalu dilindungi,” kata Taha Hassane, seorang imam dan direktur ICSD. “Sangatlah keterlaluan untuk menargetkan tempat ibadah.”
The Council on American-Islamic Relations (CAIR), organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di Amerika Serikat, mengutuk penembakan tersebut.
“Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang mengerikan ini,” kata direktur eksekutif CAIR San Diego, Tazheen Nizam, dalam sebuah pernyataan.
“Tidak seorang pun boleh takut akan keselamatan mereka saat menghadiri salat atau belajar di sekolah dasar," ujarnya.
Lihat Juga :