Dahsyatnya Balas Dendam Ukraina, Luncurkan Hampir 600 Drone Sekaligus ke Rusia, 4 Tewas

Senin, 18 Mei 2026 - 12:09 WIB
Zelensky menanggapi serangan hari Minggu dalam sebuah unggahan di X, membagikan rekaman drone yang terbang di atas dan asap hitam tebal yang memenuhi udara saat pihak berwenang mencoba memadamkan api di sebuah lokasi di Rusia.

“Tanggapan kami terhadap perpanjangan perang Rusia dan serangannya terhadap kota-kota dan komunitas kami sepenuhnya dibenarkan. Kali ini, hukuman jarak jauh Ukraina mencapai wilayah Moskow, dan kami dengan jelas mengatakan kepada Rusia: negara mereka harus mengakhiri perangnya,” tulisnya dalam unggahan tersebut bersamaan dengan rekaman video yang dibagikan.

“Konsentrasi pertahanan udara Rusia di wilayah Moskow adalah yang tertinggi. Tetapi kami mengatasinya. Kejayaan bagi Ukraina!” imbuh Zelensky.

Upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik telah menemui jalan buntu, karena Kyiv tidak bersedia menerima tuntutan maksimalis Moskow untuk wilayah di kawasan Donbas timur.

Meskipun Amerika Serikat (AS) telah mendorong kedua pihak untuk duduk di meja perundingan, pembicaraan tersebut tampak terhenti sejak perhatian Washington beralih ke perang AS-Israel melawan Iran pada bulan Februari.

Setelah berakhirnya gencatan senjata tiga hari pada hari Selasa untuk memperingati ulang tahun kemenangan atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II—yang mana kedua pihak saling menuduh pihak lain melanggarnya—Moskow dan Kyiv kembali saling menyerang.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!