Iran Ancam Pengayaan Uranium 90% Jika Terjadi Serangan Baru dari AS dan Israel
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:38 WIB
Fasilitas nuklir Iran. Foto/anadolu
TEHERAN - Iran memperingatkan salah satu tanggapannya bisa berupa pengayaan uranium 90% jika terjadi serangan baru oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel di wilayahnya. Pernyataan itu muncul di tengah negosiasi yang buntu antara AS dan Iran.
“Kami akan meninjaunya di parlemen,” kata Ebrahim Rezaei, juru bicara Komite Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Nasional parlemen Iran, dalam unggahan melalui perusahaan media sosial AS X.
Pernyataan Rezaei muncul ketika ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu pembalasan dari Teheran terhadap Israel, serta sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.
“Kami akan meninjaunya di parlemen,” kata Ebrahim Rezaei, juru bicara Komite Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Nasional parlemen Iran, dalam unggahan melalui perusahaan media sosial AS X.
Pernyataan Rezaei muncul ketika ketegangan regional meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu pembalasan dari Teheran terhadap Israel, serta sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.
Lihat Juga :