Netanyahu Buka Opsi Militer Israel Luncurkan Invasi Darat ke Iran untuk Rebut Uranium

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:33 WIB

Gencatan Senjata dalam Kondisi Kritis



Sementara itu, Trump menyampaikan kemarahannya dengan memperingatkan bahwa gencatan senjata antara Amerika dan Iran dalam perang Timur Tengah berada dalam kondisi kritis. Menurutnya, itu disebabkan respons Teheran terhadap proposal Washington.

Setelah mengecam respons Iran terhadap proposal AS sebagai "sama sekali tidak dapat diterima", Trump bersikeras bahwa Amerika Serikat akan meraih "kemenangan penuh" atas Iran.

Dia menambahkan bahwa gencatan senjata yang sebagian besar telah menghentikan pertempuran di Teluk selama lebih dari sebulan berada di ambang kehancuran.

"Gencatan senjata berada dalam kondisi kritis, di mana dokter masuk dan berkata, 'Tuan, orang yang Anda cintai memiliki peluang sekitar satu persen untuk bertahan hidup'," kata Trump kepada wartawan.

Kepala negosiator yang juga ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan bahwa negaranya siap untuk segala kemungkinan.

"Angkatan bersenjata kami siap untuk merespons dan memberi pelajaran atas setiap agresi," tulisnya di X.

"Strategi yang buruk dan keputusan yang buruk selalu menghasilkan hasil yang buruk—dunia sudah memahami ini," paparnya.

Perkembangan ini membuat pasar energi global yang sudah kacau akibat perang dan blokade yang tumpang tindih yang diberlakukan oleh Iran dan AS di Selat Hormuz—jalur vital untuk pengiriman minyak dan gas, menjadi gelisah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!