Putin Bilang Perang Rusia-Ukraina Segera Berakhir
Minggu, 10 Mei 2026 - 06:14 WIB
Selama panggilan telepon terakhir Putin dengan Trump pada akhir April, kedua pemimpin berbicara tentang perayaan 9 Mei. Trump dilaporkan mengingat perjuangan bersama melawan Nazisme.
Putin memberi tahu Trump tentang rencana Rusia untuk menyatakan gencatan senjata pada 8 dan 9 Mei. “Presiden Trump mendukungnya,” kata Putin.
Rusia secara terbuka mengumumkan gencatan senjata tersebut, tetapi tidak menerima reaksi langsung dari Ukraina. Namun, Kyiv kemudian mengusulkan gencatan senjata pada 6 Mei.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Minggu (10/5/2026), mengatakan militer Ukraina telah melanggar gencatan senjata Hari Kemenangan sebanyak 8.970 kali sejak mulai berlaku pada tengah malam tanggal 8 Mei, termasuk serangan drone dan artileri.
Moskow mengatakan bahwa mereka telah memerintahkan semua pasukannya di sepanjang garis depan Ukraina untuk menghentikan operasi tempur dan tetap berada di posisi mereka.
Putin menegaskan bahwa parade Hari Kemenangan tahun ini di Moskow tidak menampilkan peralatan militer bukan hanya karena alasan keamanan, tetapi terutama agar Angkatan Bersenjata Rusia dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pencapaian kekalahan akhir militer Ukraina dalam apa yang dia sebut sebagai "operasi militer khusus".
Putin memberi tahu Trump tentang rencana Rusia untuk menyatakan gencatan senjata pada 8 dan 9 Mei. “Presiden Trump mendukungnya,” kata Putin.
Rusia secara terbuka mengumumkan gencatan senjata tersebut, tetapi tidak menerima reaksi langsung dari Ukraina. Namun, Kyiv kemudian mengusulkan gencatan senjata pada 6 Mei.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Minggu (10/5/2026), mengatakan militer Ukraina telah melanggar gencatan senjata Hari Kemenangan sebanyak 8.970 kali sejak mulai berlaku pada tengah malam tanggal 8 Mei, termasuk serangan drone dan artileri.
Moskow mengatakan bahwa mereka telah memerintahkan semua pasukannya di sepanjang garis depan Ukraina untuk menghentikan operasi tempur dan tetap berada di posisi mereka.
Putin menegaskan bahwa parade Hari Kemenangan tahun ini di Moskow tidak menampilkan peralatan militer bukan hanya karena alasan keamanan, tetapi terutama agar Angkatan Bersenjata Rusia dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pencapaian kekalahan akhir militer Ukraina dalam apa yang dia sebut sebagai "operasi militer khusus".
(mas)
Lihat Juga :