Netanyahu: Palestina akan Kembali Berunding Jika Trump Terpilih Lagi

Minggu, 20 September 2020 - 06:06 WIB
Trump kemudian menjelaskan bahwa dia telah bertanya pada pemerintahan AS sebelumnya, “Mengapa Anda membayar saat mereka memperlakukan AS dengan tidak hormat seperti itu?”

“Kita memberi mereka USD750 juta per tahun, mengapa tidak seseorang menghentikan pembayaran itu? Baik, kami tidak berpikir itu akan tepat. Baik, dan saya memutus pembayaran pada mereka,” kata Trump. (Baca Juga: Laboratorium China Bocor, 3.245 Orang Terjangkit Penyakit Brucellosis)

Trump juga meminta negara-negara Teluk menghentikan pembayaran pada Palestina. “Tapi negara-negara lain memberi mereka uang. Anda menghadapi negara-negara sangat kaya. Dan negara-negara itu sekarang semua menandatangani bersama kita. Mereka semua akan menandatangani dengan kita, semua mereka,” papar Trump. (Baca Infografis: Mengaku Dicegah Mattis, Trump Urung Bunuh Presiden Assad)

Saat ditanya apakah negara-negara lain itu bisa Arab Saudi dan Oman, Trump menjawab, “Ya, kita sedang menjalani proses yang sangat jauh dengan sekitar lima negara, lima negara tambahan. Sejujurnya, saya pikir kita dapat memiliki mereka di sini hari ini.” (Lihat Video: RSUD Kota Tangerang Kelebihan Pasien Covid-19)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!