Siapa John Phelan? Sekretaris AL AS yang Dipecat karena Tak Mampu Wujudkan Kapal Perang Terbesar dan Paling Mematikan
Senin, 27 April 2026 - 01:14 WIB
Para pejabat militer senior mengatakan bahwa industri pembuatan kapal AS "sama sekali tidak memiliki kapasitas untuk membangun kapal perang berteknologi canggih seperti yang dibayangkan Trump dalam beberapa tahun ke depan," tulis Times.
Ketika Phelan menyadari hal ini, ia menemui Trump dan menyarankan agar Washington mendekati galangan kapal Eropa untuk meminta bantuan dalam memenuhi tenggat waktu presiden, tulis Times. Presiden dilaporkan menolak hal ini, karena sebelumnya bersikeras agar kapal tersebut dibangun di AS dengan baja Amerika.
Pemecatan Phelan dipercepat oleh "musuh-musuhnya di Pentagon," termasuk Menteri Perang Pete Hegseth dan wakilnya Stephen Feinberg, menurut Times. Hegseth merasa miliarder itu telah terlalu banyak melewati rantai komando dengan mengeksploitasi hubungan pribadinya dengan Trump, tulis Axios pada hari Rabu.
Industri pembuatan kapal AS telah menghadapi tantangan dalam beberapa tahun terakhir.
Program kapal perusak kelas Zumwalt, yang awalnya dimaksudkan untuk menghasilkan puluhan kapal siluman canggih, dipangkas menjadi hanya tiga kapal setelah biaya meningkat tajam dan masalah teknis muncul. Seluruh program tersebut menelan biaya sekitar USD24,5 miliar bagi pembayar pajak AS, menurut tinjauan GAO tahun 2018.
Ketika Phelan menyadari hal ini, ia menemui Trump dan menyarankan agar Washington mendekati galangan kapal Eropa untuk meminta bantuan dalam memenuhi tenggat waktu presiden, tulis Times. Presiden dilaporkan menolak hal ini, karena sebelumnya bersikeras agar kapal tersebut dibangun di AS dengan baja Amerika.
Pemecatan Phelan dipercepat oleh "musuh-musuhnya di Pentagon," termasuk Menteri Perang Pete Hegseth dan wakilnya Stephen Feinberg, menurut Times. Hegseth merasa miliarder itu telah terlalu banyak melewati rantai komando dengan mengeksploitasi hubungan pribadinya dengan Trump, tulis Axios pada hari Rabu.
Industri pembuatan kapal AS telah menghadapi tantangan dalam beberapa tahun terakhir.
Program kapal perusak kelas Zumwalt, yang awalnya dimaksudkan untuk menghasilkan puluhan kapal siluman canggih, dipangkas menjadi hanya tiga kapal setelah biaya meningkat tajam dan masalah teknis muncul. Seluruh program tersebut menelan biaya sekitar USD24,5 miliar bagi pembayar pajak AS, menurut tinjauan GAO tahun 2018.
2. Tidak Memiliki Pengalaman Militer
Sebagai pejabat sipil tertinggi Angkatan Laut AS, Phelan memiliki berbagai tanggung jawab, termasuk mengawasi perekrutan, mobilisasi dan pengorganisasian, serta pembangunan dan perbaikan kapal dan peralatan militer.Lihat Juga :