Puluhan Veteran AS Ditangkap di Capitol karena Demo Menentang Perang Iran
Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WIB
“Seperti para veteran lain yang hadir bersama saya hari ini, saya telah menghabiskan dua dekade terakhir berharap dapat memutar kembali waktu dan menolak untuk pergi bertugas. Para anggota militer memiliki kesempatan itu sekarang," paparnya, seperti dikutip dari The Hill, Selasa (21/4/2026).
Dia juga menekankan bahwa penolakan berdasarkan hati nurani adalah hak hukum para anggota militer. “Dan kami memiliki konselor profesional yang akan berjuang untuk memastikan Anda disetujui dan terhindar dari penugasan," ujarnya.
Gencatan senjata selama dua minggu antara AS, Israel, dan Iran akan berakhir pada hari Rabu malam waktu Washington, dengan Presiden Trump menolak perpanjangan dan menyerukan agar Iran menandatangani kesepakatan dengan Washington yang akan memblokir kemampuan Teheran untuk memiliki senjata nuklir.
Trump juga memperbarui ancaman terhadap Iran jika para pejabatnya tidak menandatangani kesepakatan, dengan mengatakan pada akhir pekan bahwa “seluruh negara Iran akan hancur.”
Pembicaraan penting antara AS dan Iran dijadwalkan sementara untuk hari Rabu di Islamabad, tetapi para pejabat rezim Teheran belum secara terbuka berkomitmen untuk hadir.
Dia juga menekankan bahwa penolakan berdasarkan hati nurani adalah hak hukum para anggota militer. “Dan kami memiliki konselor profesional yang akan berjuang untuk memastikan Anda disetujui dan terhindar dari penugasan," ujarnya.
Gencatan senjata selama dua minggu antara AS, Israel, dan Iran akan berakhir pada hari Rabu malam waktu Washington, dengan Presiden Trump menolak perpanjangan dan menyerukan agar Iran menandatangani kesepakatan dengan Washington yang akan memblokir kemampuan Teheran untuk memiliki senjata nuklir.
Trump juga memperbarui ancaman terhadap Iran jika para pejabatnya tidak menandatangani kesepakatan, dengan mengatakan pada akhir pekan bahwa “seluruh negara Iran akan hancur.”
Pembicaraan penting antara AS dan Iran dijadwalkan sementara untuk hari Rabu di Islamabad, tetapi para pejabat rezim Teheran belum secara terbuka berkomitmen untuk hadir.
(mas)
Lihat Juga :