Mengapa Perang Iran Tidak Diinginkan Rakyat AS? Ini 4 Pemicunya

Senin, 20 April 2026 - 01:10 WIB
Perang Iran tak diinginkan rakyat AS. Foto/X/CENTCOM
WASHINGTON - Mantan Wakil Presiden AS Kamala Harris mengatakan Presiden AS Donald Trump dipaksa berperang dengan Iran oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu “dalam upaya lemah untuk mengalihkan perhatian publik [Amerika] dari kasus Epstein.”

Mengapa Perang Iran Tidak Diinginkan Rakyat AS? Ini 4 Pemicunya

1. Terbujuk Rayuan PM Netanyahu

Berbicara di Huntington Place, Detroit, pada acara makan siang perempuan selama konvensi dukungan Partai Demokrat Michigan pada hari Sabtu, Harris mengatakan: "Trump memasuki perang, dan dia ditarik ke dalamnya oleh Bibi Netanyahu, mari kita perjelas hal itu, bahwa rakyat Amerika tidak menginginkannya. Di antara banyak konsekuensinya adalah kenaikan harga bensin."



2. Mengalihkan Fokus Rakyat AS dari Skandal Epstein

Merujuk pada terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, ia menyatakan bahwa dengan melancarkan agresi terhadap Iran, Trump ingin mengalihkan fokus opini publik AS dari keterlibatannya dengan Epstein ke perang yang memengaruhi setiap aspek kehidupan sehari-hari Amerika.

Survei menunjukkan bahwa mayoritas calon pemilih AS percaya Trump memerintahkan agresi baru terhadap Iran setidaknya sebagian untuk mengalihkan perhatian dari skandal Epstein.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!