Mengapa Perang Iran Tidak Diinginkan Rakyat AS? Ini 4 Pemicunya
Senin, 20 April 2026 - 01:10 WIB
Kamala Harris mengecam Trump karena membahayakan hubungan Amerika dengan sekutu dan menyebutnya sebagai "pria yang tidak aman."
"Kita berurusan dengan pemerintahan presiden yang paling korup, tidak berperasaan, dan tidak kompeten dalam sejarah Amerika Serikat," tambah Harris.
"Pria itu tidak mengerti seperti apa kekuatan sejati itu, dan ia selalu berusaha menutupi kekurangannya, mencoba berpura-pura bahwa pada dasarnya, ia adalah semacam bos mafia… Berbicara jujur, dapat dipercaya, konsisten. Ia telah gagal dalam semua hal," ia memperingatkan.
3. Membahayakan Prajurit AS
Ia lebih lanjut mengecam presiden AS karena membahayakan anggota militer Amerika dan memicu apa yang ia gambarkan sebagai "perang internal" yang merugikan publik, karena kenaikan harga bensin terus membebani rumah tangga."Kita berurusan dengan pemerintahan presiden yang paling korup, tidak berperasaan, dan tidak kompeten dalam sejarah Amerika Serikat," tambah Harris.
"Pria itu tidak mengerti seperti apa kekuatan sejati itu, dan ia selalu berusaha menutupi kekurangannya, mencoba berpura-pura bahwa pada dasarnya, ia adalah semacam bos mafia… Berbicara jujur, dapat dipercaya, konsisten. Ia telah gagal dalam semua hal," ia memperingatkan.
4. Mendapatkan Perlawanan Sengit dari Iran
Agresi kriminal AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari dengan serangan udara yang menewaskan pejabat dan komandan senior Iran, termasuk Pemimpin Republik Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.Lihat Juga :