AS dan Indonesia Bentuk Pakta Kerja Sama Pertahanan, Ini 3 Pilar Intinya

Selasa, 14 April 2026 - 07:53 WIB
"Kemitraan baru ini akan berfungsi sebagai kerangka kerja untuk meningkatkan kolaborasi operasional, bermitra dalam modernisasi pertahanan, dan meningkatkan pelatihan serta interoperabilitas," kata juru bicara Pentagon Sean Parnell dalam sebuah pernyataan setelah pertemuan mereka.

Mengutip dari laman resmi Pentagon, Selasa (14/4/2026), berikut teks lengkap pernyataan juru bicara utama Pentagon Sean Parnell terkait pakta yang dibentuk kedua negara:

Menteri Perang Pete Hegseth bertemu dengan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin hari ini di Pentagon, di mana kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan pertahanan bilateral AS-Indonesia menjadi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama. Kemitraan baru ini akan berfungsi sebagai kerangka kerja untuk meningkatkan kolaborasi operasional, bermitra dalam modernisasi pertahanan, dan meningkatkan pelatihan dan interoperabilitas.

Selama pertemuan tersebut, Menteri Hegseth memuji Indonesia atas partisipasinya dalam Board of Peace dan peran kepemimpinannya dalam International Stabilization Force. Para pemimpin menegaskan kembali hubungan pertahanan yang vital dan terus berkembang serta membahas berbagai tujuan bersama, termasuk peningkatan pelatihan pasukan khusus dan pendidikan militer profesional. Kedua pemimpin berkomitmen untuk memperluas cakupan dan kompleksitas latihan bilateral dan multilateral, seperti SUPER GARUDA SHIELD, untuk memperkuat kemampuan kolektif dan mempromosikan Perdamaian melalui Kekuatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!