Iran Merespons Langkah Trump Blokade Selat Hormuz: 'AS Akan Terperangkap dalam Pusaran Maut!'

Senin, 13 April 2026 - 07:03 WIB
Presiden AS Donald Trump perintahkan Angkatan Laut AS blokade Selat Hormuz. Iran menyatakan pasukan AS akan terperangkap dalam pusaran maut di selat tersebut. Foto/The Indian Express
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa pasukan keamanan Iran menguasai Selat Hormuz sepenuhnya. Mereka memperingatkan bahwa kesalahan perhitungan Amerika Serikat (AS) akan mengakibatkan pasukan Washington terperangkap dalam "pusaran maut" di sana.

Komando Angkatan Laut IRGC membuat pernyataan tersebut dalam unggahan berbahasa Persia di X pada hari Minggu. Itu sebagai respons atas perintah Presiden AS Donald Trump untuk blokade Angkatan Laut AS di Selat Hormuz.



Baca Juga: Kacau, Iran Disebut Kehilangan Jejak Ranjau-ranjau yang Disebar di Selat Hormuz

"Semua lalu lintas berada di bawah kendali penuh angkatan bersenjata," bunyi unggahan komando tersebut. "Musuh akan terperangkap dalam pusaran maut di Selat [Hormuz] jika melakukan kesalahan."

Trump mengumumkan pada hari Minggu bahwa Angkatan Laut AS akan segera memulai blokade untuk mencegah kapal memasuki atau meninggalkan Selat Hormuz. Langkah ini diambil setelah pembicaraan damai AS-Iran di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan.

Iran telah menuntut hak untuk memungut bea dari kapal yang melewati selat tersebut. Trump menjawab bahwa tidak seorang pun yang membayar bea tersebut akan "mendapatkan perjalanan aman di laut lepas".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!