Kacau, Iran Disebut Kehilangan Jejak Ranjau-ranjau yang Disebar di Selat Hormuz

Minggu, 12 April 2026 - 09:28 WIB
loading...
Kacau, Iran Disebut...
Iran dilaporkan kehilangan jejak-jejak ranjau yang disebar di Selat Hormuz. Ini akan menyulitkan pembukaan selat tersebut secara total. Foto/NASA
A A A
TEHERAN - Surat kabar The New York Times melaporkan bahwa Iran kehilangan jejak ranjau-ranjau yang disebar di Selat Hormuz. Ini akan menyulitkan Teheran untuk membuka kembali selat tersebut secara total.

Laporan itu mengutip para pejabat Amerika Serikat (AS) yang mengatakan Iran tidak memiliki gambaran yang jelas tentang di mana semua ranjau itu ditempatkan.

Baca Juga: Trump Peringatkan China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Kirim Senjata ke Iran

Laporan tersebut menunjukkan bagaimana Iran menggunakan pasukan yang terdesentralisasi selama konflik dan untuk menutup Selat Hormuz, dengan kapal-kapal kecil memimpin operasi pemasangan ranjau di jalur air tersebut, dan tanpa rantai komando yang jelas tentang bagaimana melakukannya.

Iran belum berkomentar atas laporan tersebut. Namun, jika terkonfirmasi, hal itu akan membuat Selat Hormuz—salah satu jalur air minyak utama dunia yang dilalui oleh 20% konsumsi global—hampir tidak mungkin untuk dilintasi.

Satu-satunya pilihan yang dimiliki kapal saat ini adalah mengambil jalan memutar di perairan Iran, di mana pejabat Iran berencana untuk mengenakan biaya tol sebesar USD2 juta kepada semua kapal yang berencana untuk menyeberang, menurut tuntutan negosiasi 10 poin yang dikirim ke AS oleh rezim Teheran.

Para pejabat AS menyebut pemasangan ranjau di Selat Hormuz sebagai tindakan yang dilakukan "secara sembarangan", di mana intelijen menunjukkan bahwa Iran tidak memiliki gambaran yang jelas tentang di mana setiap ranjau ditempatkan.

Selain itu, The New York Times mencatat bahwa baik AS maupun Iran saat ini tidak memiliki alat yang dibutuhkan untuk menyingkirkan ranjau laut, dengan kapal penyapu ranjau utama Amerika tidak berada di Selat Hormuz, sementara Iran tidak memiliki cara konkret untuk membuka kembali jalur air tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved