Presiden Kuba Menolak Mundur Meskipun Ditekan Trump

Jum'at, 10 April 2026 - 21:30 WIB
Pada awal tahun 1960-an, Washington telah memberlakukan embargo perdagangan komprehensif yang bertujuan melemahkan pemimpin revolusioner Fidel Castro.

Kita Tidak Bisa Mengkhianati Kuba



Meskipun ada tekanan AS, Rusia tetap menjadi sekutu dekat Kuba.

“Kita tidak bisa mengkhianati Kuba. Itu tidak mungkin. Kita tidak bisa meninggalkannya sendirian,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov dalam konferensi pers di Havana pada hari Jumat.

Bulan lalu, satu kapal tanker berbendera Rusia yang membawa 730.000 barel minyak berlabuh di Kuba – yang pertama mencapai pulau itu dalam tiga bulan.

Baca juga: Pidato Kemenangan Iran, Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam Ayahnya dan Semua Martir
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!