Netanyahu Gagal Tumbangkan Rezim Iran, Bencana Politik Kini Landa Israel

Kamis, 09 April 2026 - 10:58 WIB
"Tidak satu pun tujuan yang tercapai: Program nuklir tidak dihancurkan. Ancaman balistik tetap ada. Rezim masih berkuasa dan bahkan muncul dari perang ini dengan lebih kuat," tulisnya di X.

"Ini adalah kegagalan total yang membahayakan keamanan Israel selama bertahun-tahun mendatang," lanjut dia, seperti dikutip dari The New Arab, Kamis (9/4/2026).

Tokoh garis keras Avigdor Lieberman, mantan menteri pertahanan dan anggota Parlemen Israel saat ini, mengatakan kesepakatan gencatan senjata akan memungkinkan kekuatan Iran untuk berkumpul kembali dan memaksa Israel untuk memulai kembali perang dengan kondisi yang lebih keras dan membayar harga yang lebih mahal.

Dalam beberapa jam setelah kesepakatan itu, Israel melancarkan serangan bom paling merusak di Lebanon dalam perang saat ini, meluncurkan ratusan serangan udara di Beirut dan selatan negara itu.

Serangan tersebut mengancam akan menggagalkan gencatan senjata, dengan Iran memperingatkan akan melanjutkan serangan rudal terhadap Israel jika Israel tidak menghentikan serangannya.

Israel bersikeras bahwa Lebanon bukan bagian dari kesepakatan tersebut, meskipun mediator Pakistan dan Iran mengumumkan bahwa gencatan senjata akan berlaku di seluruh wilayah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!