Presiden Mesir pada Trump: Tak Ada Seorang pun Selain Anda Bisa Hentikan Perang di Timur Tengah

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:56 WIB
Selat Hormuz telah terganggu secara efektif sejak awal Maret, dengan sekitar 20 juta barel minyak melewatinya setiap hari, yang mewakili sekitar 20% dari pasokan global.

Penutupan selat ini telah mendorong harga minyak lebih tinggi dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan ekonomi yang berkepanjangan.

Kawasan tersebut telah siaga sejak AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan lebih dari 1.340 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.

Baca juga: Iran Ciptakan Tol Hormuz, AS dan Negara-negara Arab Berusaha Melawan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!