Iran Ciptakan Tol Hormuz, AS dan Negara-negara Arab Berusaha Melawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:05 WIB
loading...
Iran Ciptakan Tol Hormuz,...
Iran ciptakan tol Hormuz, AS dan negara-negara Arab berusaha melawan. Foto/X/@h2av8tor
A A A
TEHERAN - Di tengah kampanye militer yang dipimpin AS selama sebulan melawan Iran — yang dijuluki Operasi Epic Fury — Menteri Luar Negeri Marco Rubio telah memberikan dukungan kuat AS di balik inisiatif diplomatik baru yang berani yang dipimpin oleh Bahrain di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Apa Tujuannya? AS dan negara-negara Arab membangun koalisi internasional untuk mencegah Iran dan sekutu Houthi-nya merebut kendali jalur air penting seperti Selat Hormuz dan mengubahnya menjadi zona pemerasan untuk perdagangan global. Itu dikarenakan Iran ingin menjadikan Selat Hormut seperti tol di mana ada tarif yang harus dibayar untuk kapal yang melalui wilayah tersebut.

Dalam klip tersebut, Rubio berbicara dengan jelas dan tanpa kompromi: “Keinginan mereka, baik itu Houthi di satu sisi atau Iran di sisi lain, adalah untuk menutup jalur perairan internasional ini dan membuat jalan tol, di mana pada dasarnya Anda harus meminta izin mereka untuk menggunakannya dan memasukkan serta mengeluarkan produk Anda dari pasar.

"Itu tidak dapat diterima." "Hal itu tidak dapat diterima bagi kami, tetapi seharusnya juga tidak dapat diterima oleh dunia."

Rubio menambahkan: "Dan saya pikir itu penting, dan saya senang melihat upaya yang dipimpin Bahrain di Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang telah kami dukung sepenuhnya, untuk mendapatkan koalisi internasional yang menyatakan bahwa kami tidak akan menerima dunia di mana Iran atau Houthi dapat mengendalikan jalur air internasional dan menghambat arus bebas barang dari negara-negara."

Video tersebut menunjukkan Rubio berbicara dengan penuh perhatian dari Washington, D.C., menyoroti tujuan AS dalam konflik Iran.


Mengapa selat Hormuz itu penting?

Selat Hormuz adalah titik hambatan energi terpenting di dunia — sekitar 20-25% minyak dan gas alam cair global melewatinya setiap hari.

Sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026, Teheran telah membalas dengan mengganggu pengiriman komersial, menyerang kapal, dan secara efektif mengubah selat tersebut menjadi zona berisiko tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved