Profil Letkol Ebrahim Zolfaghari, Jubir Militer Iran yang Viral dalam Perang Melawan AS-Israel

Senin, 30 Maret 2026 - 14:09 WIB
Di Iran, nama Zolfaghari mungkin tidak sepopuler para jenderal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Namun, kemunculannya telah mencuri perhatian dunia internasional karena perannya yang krusial, yakni menyampaikan pesan kekuatan, ancaman, dan legitimasi Iran kepada dunia.

Sejak perang pecah 28 Februari, Zolfaghari nyaris muncul saban hari di media-media Iran dengan gaya pidatonya yang khas. Sebagai juru bicara militer, dia memainkan fungsi ganda, yakni: mengontrol narasi perang, memberikan sinyal strategis kepada musuh, menjaga moral domestik, dan mempengaruhi opini internasional.

Pernyataannya sering kali bukan hanya informasi, tetapi juga bentuk deterrence (penangkalan psikologis).

Dalam video lainnya, Zolfaghari meningkatkan kritiknya dan mempertanyakan klaim diplomasi Washington.

“Apakah konflik internal Anda telah mencapai titik di mana Anda bernegosiasi dengan diri sendiri?” katanya, yang menegaskan penolakan atas klaim Trump bahwa pihak Iran yang meminta negosiasi untuk gencatan senjata.

Meningkatnya visibilitas Zolfaghari mencerminkan semakin pentingnya pesan publik dalam konflik modern. Pemerintah Iran kini bergantung pada juru bicara resmi militernya untuk memengaruhi opini publik, memproyeksikan kekuatan, dan menanggapi pernyataan musuh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!