Bantu Iran Melawan AS-Israel, Houthi Ancam Tutup Selat Bab al-Mandeb

Senin, 30 Maret 2026 - 09:30 WIB
“Kami memiliki pengalaman luas dalam operasi Angkatan Laut dan darat, dan intervensi kami sebelumnya untuk mendukung Gaza adalah salah satu kejutan penting bagi dunia,” kata pejabat Houthi tersebut.

Kelompok Houthi sebelumnya telah melancarkan serangan rudal dan drone ke Israel dan jalur pelayaran Laut Merah sebagai tanggapan atas serangan mematikan Israel di Gaza, yang menewaskan lebih dari 72.000 orang sejak Oktober 2023.

Mengenai kemungkinan penutupan Selat Bab al-Mandeb yang strategis atau serangan terhadap kapal yang lewat, Mansour mengatakan: “Ini bergantung pada eskalasi Israel dan AS, dan persiapan Amerika untuk setiap pergerakan darat.”

“Kepemimpinan Yaman mengambil keputusan secara independen berdasarkan penilaian militer dan politik, dengan mempertimbangkan bahwa setiap langkah akan diperhitungkan dan efektif," paparnya, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (30/3/2026).

Eskalasi regional terus meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, yang hingga saat ini telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan penerbangan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!