RSP Menang Pemilu, Pengaruh China di Nepal Berpotensi Menurun
Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:42 WIB
Dalam beberapa bulan terakhir, China mengirim sejumlah delegasi resmi dan semi-resmi ke Nepal untuk memantau perkembangan politik dan implikasinya terhadap hubungan bilateral.
Sumber diplomatik di Kathmandu menyebut kunjungan tersebut mencerminkan kekhawatiran China terhadap ketidakpastian politik pasca-protes.
Selama masa kepemimpinan Oli, hubungan Nepal–China mengalami penguatan signifikan.
Dalam beberapa periode jabatannya, kedua negara menandatangani berbagai perjanjian kerja sama di bidang konektivitas, energi, dan transportasi.
Oli juga dikenal memiliki pendekatan yang lebih condong ke Beijing, termasuk melalui kunjungan resmi ke China pada 2025.
Namun, sejumlah proyek kerja sama dalam kerangka Belt and Road Initiative (BRI) disebut belum banyak yang terealisasi secara konkret.
Menanggapi hasil pemilu Nepal, pemerintah China mengeluarkan pernyataan yang cenderung netral dan diplomatis.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan pemilu dan menegaskan komitmen untuk melanjutkan hubungan persahabatan dengan Nepal.
Dia juga menyebut kedua negara sebagai “tetangga tradisional yang bersahabat.”
Hingga saat ini, RSP belum merinci secara jelas doktrin kebijakan luar negerinya.
Namun, para analis menilai pernyataan publik dan kampanye partai tersebut mengarah pada pendekatan nasionalis yang tidak berpihak pada satu kekuatan eksternal tertentu.
Pendekatan ini dinilai berpotensi mengubah pola hubungan Nepal dengan mitra internasional, termasuk China.
Menyadari perubahan tersebut, China mulai menyesuaikan pendekatannya.
Sumber diplomatik di Kathmandu menyebut kunjungan tersebut mencerminkan kekhawatiran China terhadap ketidakpastian politik pasca-protes.
Selama masa kepemimpinan Oli, hubungan Nepal–China mengalami penguatan signifikan.
Dalam beberapa periode jabatannya, kedua negara menandatangani berbagai perjanjian kerja sama di bidang konektivitas, energi, dan transportasi.
Oli juga dikenal memiliki pendekatan yang lebih condong ke Beijing, termasuk melalui kunjungan resmi ke China pada 2025.
Namun, sejumlah proyek kerja sama dalam kerangka Belt and Road Initiative (BRI) disebut belum banyak yang terealisasi secara konkret.
Sikap China terhadap Hasil Pemilu Nepal
Menanggapi hasil pemilu Nepal, pemerintah China mengeluarkan pernyataan yang cenderung netral dan diplomatis.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan pemilu dan menegaskan komitmen untuk melanjutkan hubungan persahabatan dengan Nepal.
Dia juga menyebut kedua negara sebagai “tetangga tradisional yang bersahabat.”
Hingga saat ini, RSP belum merinci secara jelas doktrin kebijakan luar negerinya.
Namun, para analis menilai pernyataan publik dan kampanye partai tersebut mengarah pada pendekatan nasionalis yang tidak berpihak pada satu kekuatan eksternal tertentu.
Pendekatan ini dinilai berpotensi mengubah pola hubungan Nepal dengan mitra internasional, termasuk China.
Menyadari perubahan tersebut, China mulai menyesuaikan pendekatannya.
Lihat Juga :