AS Tembakkan 850 Rudal Tomahawk dalam 4 Minggu Perang Melawan Iran, Amerika Terancam Krisis Misil

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:28 WIB
Namun, menurut laporan The Washington Post, Hegseth secara pribadi mendesak perusahaan pertahanan untuk mempercepat pengiriman senjata-senjata penting.

Mark Cancian, penasihat senior di Center for Strategic and International Studies, mengatakan bahwa penggunaan lebih dari 800 rudal Tomahawk meninggalkan celah besar untuk konflik di Pasifik Barat. Lembaga think tank-nya memperkirakan bahwa mungkin ada sekitar 3.100 rudal yang tersedia bagi Angkatan Laut pada awal perang.

Dia menambahkan bahwa akan membutuhkan beberapa tahun untuk mengisi kembali rudal-rudal tersebut.

Rudal-rudal tersebut pertama kali digunakan oleh AS pada tahun 1991 selama Perang Teluk Persia dan telah menjadi andalan militer mereka sejak saat itu.

Rudal-rudal itu dapat menempuh jarak lebih dari 1.000 mil dan dapat diluncurkan dari kapal perang permukaan dan kapal selam Angkatan Laut, yang mengurangi ketergantungan pada pilot untuk memasuki wilayah udara musuh yang dijaga ketat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!