Pernikahan di AS Jadi 'Superspreader' Covid-19, 7 Meninggal, 177 Positif
Jum'at, 18 September 2020 - 16:32 WIB
Pelacak kontak menghubungkan pernikahan itu dengan beberapa hotspot virus di seluruh negara bagian—termasuk lebih dari 80 kasus di penjara yang jauhnya 230 mil (370 kilometer), tempat salah satu penjaga menghadiri upacara pernikahan tersebut.
Sekitar 10 kasus infeksi lainnya ditemukan di sebuah gereja Baptis di daerah yang sama, sedangkan 39 kasus infeksi—dan enam kematian—ditemukan di panti jompo 100 mil dari Millinocket.
Bagi masyarakat dan wilayah yang lebih luas, yang telah melonggarkan aturan menjaga jarak fisik yang diperkenalkan sejak awal pandemi Covid-19, berita ini merupakan peringatan yang serius.
"Ketika kami mendengar tentang wabah...semua orang benar-benar berjongkok," kata Cody McEwen, kepala dewan kota setempat.
"Begitu wabah itu terjadi, kami menutup kota itu lagi," ujarnya, seperti dikutip AFP, Jumat (18/9/2020). (Baca: Mengkhawatirkan, Eropa Catat 54.000 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam )
Beberapa warga marah pada penyelenggara acara pernikahan, yang lisensinya telah ditangguhkan sementara.
"Saya tidak berpikir mereka yang semestinya mengadakan pernikahan. Saya pikir itu seharusnya dibatasi seperti yang semestinya," kata Nina Obrikis, seorang anggota gereja Baptis tempat upacara itu diadakan.
Sekitar 10 kasus infeksi lainnya ditemukan di sebuah gereja Baptis di daerah yang sama, sedangkan 39 kasus infeksi—dan enam kematian—ditemukan di panti jompo 100 mil dari Millinocket.
Bagi masyarakat dan wilayah yang lebih luas, yang telah melonggarkan aturan menjaga jarak fisik yang diperkenalkan sejak awal pandemi Covid-19, berita ini merupakan peringatan yang serius.
"Ketika kami mendengar tentang wabah...semua orang benar-benar berjongkok," kata Cody McEwen, kepala dewan kota setempat.
"Begitu wabah itu terjadi, kami menutup kota itu lagi," ujarnya, seperti dikutip AFP, Jumat (18/9/2020). (Baca: Mengkhawatirkan, Eropa Catat 54.000 Kasus Covid-19 dalam 24 Jam )
Beberapa warga marah pada penyelenggara acara pernikahan, yang lisensinya telah ditangguhkan sementara.
"Saya tidak berpikir mereka yang semestinya mengadakan pernikahan. Saya pikir itu seharusnya dibatasi seperti yang semestinya," kata Nina Obrikis, seorang anggota gereja Baptis tempat upacara itu diadakan.
Lihat Juga :