Iran Yakin Menang dalam Perang Melawan AS - Israel, Ini 5 Alasannya
Selasa, 17 Maret 2026 - 03:30 WIB
“Kami belum mengirim pesan apa pun dan belum meminta gencatan senjata,” katanya.
“Perang ini harus berakhir sedemikian rupa sehingga musuh tidak lagi berpikir untuk menyerang Iran dan serangan tidak terulang,” tegasnya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan Selat Hormuz tidak akan dibuka untuk negara mana pun yang ingin menyerang Iran.
Baghaei mengatakan bahwa pelayaran kapal melalui jalur air utama tersebut akan berlangsung dalam kondisi khusus karena apa yang ia gambarkan sebagai ketidakamanan yang diciptakan oleh Israel dan AS di kawasan tersebut, menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran mengendalikan jalur tersebut dan tidak ada negara yang dapat menggunakannya untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
Ia menambahkan bahwa Iran, sebagai negara pesisir, berhak untuk mengambil tindakan yang diperlukan di selat tersebut untuk memastikan keamanan nasional dan mencegah apa yang ia gambarkan sebagai agresor menyalahgunakan jalur air tersebut.
Baghaei mengatakan Iran secara historis telah menjadi penjaga jalur aman melalui selat tersebut, tetapi menyalahkan AS dan Israel karena menciptakan kondisi saat ini.
2. Selat Hormuz Tertutup untuk Musuh
Araghchi menekankan bahwa Selat Hormuz, jalur transit utama bagi kapal tanker minyak, “terbuka, dan hanya tertutup bagi musuh.”“Perang ini harus berakhir sedemikian rupa sehingga musuh tidak lagi berpikir untuk menyerang Iran dan serangan tidak terulang,” tegasnya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan Selat Hormuz tidak akan dibuka untuk negara mana pun yang ingin menyerang Iran.
Baghaei mengatakan bahwa pelayaran kapal melalui jalur air utama tersebut akan berlangsung dalam kondisi khusus karena apa yang ia gambarkan sebagai ketidakamanan yang diciptakan oleh Israel dan AS di kawasan tersebut, menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran mengendalikan jalur tersebut dan tidak ada negara yang dapat menggunakannya untuk melancarkan serangan terhadap Iran.
Ia menambahkan bahwa Iran, sebagai negara pesisir, berhak untuk mengambil tindakan yang diperlukan di selat tersebut untuk memastikan keamanan nasional dan mencegah apa yang ia gambarkan sebagai agresor menyalahgunakan jalur air tersebut.
Baghaei mengatakan Iran secara historis telah menjadi penjaga jalur aman melalui selat tersebut, tetapi menyalahkan AS dan Israel karena menciptakan kondisi saat ini.
Lihat Juga :