7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS dan Israel Seenaknya Mengebom Iran
Senin, 16 Maret 2026 - 10:02 WIB
Jika muncul resolusi untuk mengecam atau menjatuhkan sanksi terhadap AS dan sekutunya; Israel, Washington dapat memveto resolusi tersebut.
Inilah sebabnya Dewan Keamanan PBB sering mengalami kebuntuan dalam konflik besar.
Contoh klasiknya terjadi dalam banyak resolusi terkait Israel. Amerika Serikat berulang kali menggunakan veto untuk melindungi sekutunya itu dari sanksi internasional.
AS memiliki pengaruh besar dalam empat hal. Yakni, sistem keuangan global, jaringan aliansi militer, perdagangan internasional, dan teknologi dan industri pertahanan.
Washington juga memimpin aliansi militer terbesar di dunia, yaitu NATO.
Akibatnya, banyak negara sekutu enggan mengambil langkah konfrontatif terhadap Amerika Serikat, bahkan ketika mereka tidak sepenuhnya setuju dengan kebijakan militer Washington.
Bagi banyak negara Eropa misalnya, hubungan keamanan dengan Washington dianggap terlalu penting untuk dipertaruhkan.
Sejak Perang Dingin, Israel dipandang oleh Washington sebagai sekutu strategis utama di Timur Tengah. Bahkan, bagi politisi Amerika, Israel dianggap sebagai sekutu abadi.
Dengan dukungan AS dan negara-negara Eropa Barat, Israel memiliki keunggulan teknologi militer, jaringan intelijen kuat, dan kedekatan politik dengan Barat.
Karena itu, banyak negara Barat cenderung melindungi Israel di forum internasional, bahkan ketika kebijakan militernya menuai kritik keras.
Dalam beberapa dekade terakhir, puluhan resolusi PBB yang mengecam Israel gagal karena veto Amerika Serikat.
Argumen yang paling sering digunakan adalah mencegah program nuklir dan menghentikan pengembangan rudal balistik Iran, serta melindungi sekutu regional Amerika dari ancaman Teheran.
Inilah sebabnya Dewan Keamanan PBB sering mengalami kebuntuan dalam konflik besar.
Contoh klasiknya terjadi dalam banyak resolusi terkait Israel. Amerika Serikat berulang kali menggunakan veto untuk melindungi sekutunya itu dari sanksi internasional.
2. Dominasi Geopolitik Amerika Serikat
Selain faktor veto di Dewan Keamanan PBB, ada realitas lain yang lebih besar: dominasi kekuatan global Amerika Serikat.AS memiliki pengaruh besar dalam empat hal. Yakni, sistem keuangan global, jaringan aliansi militer, perdagangan internasional, dan teknologi dan industri pertahanan.
Washington juga memimpin aliansi militer terbesar di dunia, yaitu NATO.
Akibatnya, banyak negara sekutu enggan mengambil langkah konfrontatif terhadap Amerika Serikat, bahkan ketika mereka tidak sepenuhnya setuju dengan kebijakan militer Washington.
Bagi banyak negara Eropa misalnya, hubungan keamanan dengan Washington dianggap terlalu penting untuk dipertaruhkan.
3. Israel Merupakan Sekutu Strategis Barat
Status Israel juga menjengkelkan bagi negara-negara yang ingin hukum internasional ditegakkan.Sejak Perang Dingin, Israel dipandang oleh Washington sebagai sekutu strategis utama di Timur Tengah. Bahkan, bagi politisi Amerika, Israel dianggap sebagai sekutu abadi.
Dengan dukungan AS dan negara-negara Eropa Barat, Israel memiliki keunggulan teknologi militer, jaringan intelijen kuat, dan kedekatan politik dengan Barat.
Karena itu, banyak negara Barat cenderung melindungi Israel di forum internasional, bahkan ketika kebijakan militernya menuai kritik keras.
Dalam beberapa dekade terakhir, puluhan resolusi PBB yang mengecam Israel gagal karena veto Amerika Serikat.
4. Narasi Ancaman Iran Jadi Faktor Legitimasi Politik
Dalam konflik dengan Iran, Amerika Serikat dan Israel sering menggunakan argumen keamanan untuk membenarkan tindakan militer.Argumen yang paling sering digunakan adalah mencegah program nuklir dan menghentikan pengembangan rudal balistik Iran, serta melindungi sekutu regional Amerika dari ancaman Teheran.
Lihat Juga :