Iran Sebut Tak Akan Ada Perdamaian sampai Seluruh Pasukan AS Hengkang dari Teluk

Senin, 16 Maret 2026 - 08:24 WIB
“Kami siap, berkoordinasi dengan sekutu AS kami, dengan rencana setidaknya hingga hari raya Paskah Yahudi, sekitar tiga minggu dari sekarang. Dan kami memiliki rencana yang lebih mendalam bahkan hingga tiga minggu setelah itu,” lanjut Defrin.

Dia mengatakan militer Israel tidak bekerja menurut stopwatch atau jadwal waktu. "Tetapi lebih untuk mencapai tujuan kami, yaitu untuk melemahkan rezim Iran secara signifikan," paparnya.

Menurutnya, serangan AS-Israel terhadap Iran telah mendorong kelompok Hizbullah Lebanon untuk memasuki konflik, tidak seperti perang 12 hari musim panas lalu, ketika kelompok itu memilih untuk tetap berada di luar konflik.

“Pada bulan Juni, mereka memahami bahwa itu adalah kampanye terbatas di Iran, jadi mereka tidak menyerang. Sekarang setelah semuanya terungkap, mereka ikut serta,” kata Defrin.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!