AS Habiskan Persediaan Amunisi Selama Bertahun-tahun dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:38 WIB
“Itu pengeluaran Tomahawk yang sangat besar. Angkatan Laut akan merasakan dampaknya selama beberapa tahun,” kata satu sumber kepada media tersebut, menambahkan AS menghadapi kekurangan dana yang kemungkinan besar tidak akan teratasi dalam waktu dekat.

Rudal jelajah Tomahawk, senjata serang jarak jauh subsonik Angkatan Laut AS yang membawa hulu ledak seberat 1.000 pon, berharga sekitar USD3,6 juta per unit.

Militer AS hanya membeli 322 unit selama lima tahun terakhir, termasuk 57 unit untuk tahun fiskal 2026 dengan harga USD206,6 juta, cukup untuk mengganti hanya sebagian kecil dari yang kemungkinan digunakan dalam operasi baru-baru ini.

Skala pengeluaran AS sangat kontras dengan jaminan baru-baru ini dari Washington. Menteri Perang Pete Hegseth mengatakan kepada publik awal bulan ini bahwa “amunisi kita sudah penuh dan tekad kita teguh,” sementara Trump membual bahwa negara itu dapat berperang “selamanya” berkat pasokan senjata yang “hampir tak terbatas”.

Menurut media Inggris, Pentagon diperkirakan akan segera mengajukan permintaan kepada Gedung Putih dan Kongres untuk dana tambahan militer hingga USD50 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!