AS Habiskan Persediaan Amunisi Selama Bertahun-tahun dalam Perang Melawan Iran
Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:38 WIB
Militer AS meluncurkan rudal dari kapal perang. Foto/Legion-Media/Geopix/US Navy
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dengan cepat menghabiskan persediaan senjatanya dan telah "menghabiskan persediaan amunisi penting selama bertahun-tahun" sejak memulai perang melawan Iran. Kabar itu diungkap dalam laporan Financial Times pada hari Jumat (13/3/2026), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Dalam briefing tertutup pada hari Selasa, para pejabat Pentagon memperkirakan enam hari pertama perang AS dengan Iran telah menelan biaya setidaknya USD11,3 miliar, menurut media tersebut.
Penipisan amunisi yang cepat telah memicu kekhawatiran atas melonjaknya biaya perang dan kemampuan Washington untuk mengisi kembali senjata-senjata utama, termasuk rudal Tomahawk jarak jauh yang canggih, kata FT.
Pusat Studi Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington memperkirakan pasukan AS menembakkan 168 rudal jelajah Tomahawk selama 100 jam pertama operasi melawan Iran.
Dalam briefing tertutup pada hari Selasa, para pejabat Pentagon memperkirakan enam hari pertama perang AS dengan Iran telah menelan biaya setidaknya USD11,3 miliar, menurut media tersebut.
Penipisan amunisi yang cepat telah memicu kekhawatiran atas melonjaknya biaya perang dan kemampuan Washington untuk mengisi kembali senjata-senjata utama, termasuk rudal Tomahawk jarak jauh yang canggih, kata FT.
Pusat Studi Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington memperkirakan pasukan AS menembakkan 168 rudal jelajah Tomahawk selama 100 jam pertama operasi melawan Iran.
Lihat Juga :