3 Tentara AS Tewas, Trump Umumkan Perang Melawan Iran Terus Berlanjut

Senin, 02 Maret 2026 - 08:23 WIB
“Kami memiliki tiga korban, tetapi kami memperkirakan akan ada korban jiwa,” katanya. “Tetapi pada akhirnya ini akan menjadi hal yang hebat bagi dunia.”

Komando Pusat (CENTCOM) Amerika juga mengonfirmasi kematian pertama di pihak militer AS.

"Beberapa pasukan lainnya mengalami luka ringan akibat pecahan peluru dan gegar otak,” kata komando tersebut, tanpa menyebutkan lokasinya.

Rudal-rudal Iran telah menargetkan beberapa pangkalan Amerika di Bahrain, Irak, dan Kuwait sebagai bagian dari konflik tersebut, yang oleh Pentagon disebut Operation Epic Fury.

Ini adalah korban jiwa AS pertama yang dikonfirmasi sejak Presiden Donald Trump mengumumkan pada hari Sabtu bahwa AS telah memulai operasi tempur besar-besaran terhadap Iran.

Korban jiwa di pihak militer Amerika tersebut kemungkinan akan meningkatkan tekanan pada Gedung Putih dan Pentagon untuk merespons dengan tegas, berpotensi memperluas konflik di luar serangan terbatas menjadi kampanye militer yang lebih berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!