10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia, Nomor 7 Tetangga Indonesia

Kamis, 12 Maret 2026 - 02:20 WIB

3. Jepang

Dengan tingkat pencapaian pendidikan tinggi sebesar 57%, penekanan Jepang pada keberhasilan akademik dan pendidikan terlihat jelas dalam prestasinya. Negara ini terus berprestasi baik dalam matematika, sains, dan teknik, yang merupakan bidang inti yang membentuk tulang punggung sektor manufaktur dan teknologi yang kuat.

Universitas-universitas Jepang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap penelitian dan pengembangan, terutama di bidang-bidang seperti robotika, teknik otomotif, dan elektronik. Budaya disiplin dan keberhasilan akademik telah memberikan kontribusi signifikan terhadap tingkat pendaftaran dan kelulusan yang tinggi.

Baca Juga: 10 Masjid Terbesar di Dunia, Umat Muslim Indonesia Patut Bangga

4. Korea Selatan

Dengan tingkat pencapaian pendidikan tinggi sebesar 56%, Korea Selatan merupakan kisah sukses dalam penggunaan pendidikan sebagai sarana pembangunan ekonomi. Kuliah kini menjadi hal yang umum di kalangan pemuda, dan negara ini berprestasi baik di bidang-bidang seperti ilmu pengetahuan dan teknologi.

Populasi yang berpendidikan tinggi ini telah membawa Korea Selatan menjadi pemimpin global di sektor-sektor seperti elektronik, otomotif, dan teknologi informasi.

5. Inggris

Tingkat pencapaian pendidikan tinggi untuk Inggris Raya adalah 54%, dengan 54% penduduk berusia 25-64 tahun memiliki kualifikasi pendidikan tinggi. Inggris Raya dikenal memiliki beberapa universitas tertua dan paling bergengsi di dunia, dengan universitas-universitas di Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara.

Pendidikan tinggi merupakan sektor penting dalam perekonomian Inggris, tidak hanya dalam hal inovasi dan penelitian tetapi juga melalui pendapatan yang dihasilkan dari mahasiswa internasional. Inggris mempertahankan kinerja yang kuat di bidang-bidang seperti keuangan, ilmu hayati, humaniora, dan industri kreatif.

6. Luksemburg

Meskipun populasinya kecil, Luksemburg memiliki angka yang sama dengan Inggris yaitu 54%. Negara ini diuntungkan oleh penduduknya yang multibahasa dan tenaga kerja yang sangat mobile secara internasional.

Banyak warga negara memilih untuk melanjutkan pendidikan mereka di luar Uni Eropa sebelum kembali ke negara tersebut untuk bekerja di industri keuangan dan jasa. Ekonomi Luksemburg sangat bergantung pada keahlian ahli, terutama di bidang perbankan dan jasa internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!