7 Strategi Iran Menyerang Daratan AS, dari Rudal ICBM hingga Mengaktifkan Sel Tidur
Minggu, 22 Februari 2026 - 15:16 WIB
Tujuannya adalah untuk membawa dampak psikologis perang langsung ke kota-kota Amerika tanpa menembakkan satu tembakan fisik pun.
Baca Juga: Ikut Ritual Menyiksa Anak, Pangeran Andrew Dituding Pemuja Setan
Para analis berteori bahwa Iran dapat menggunakan kapal kargo komersial yang dimodifikasi, bertindak sebagai "pangkalan rudal bergerak" di Atlantik—untuk meluncurkan drone atau rudal jarak pendek ke arah kota-kota pesisir AS. Ini akan menghindari kebutuhan akan ICBM tradisional.
Baca Juga: Ikut Ritual Menyiksa Anak, Pangeran Andrew Dituding Pemuja Setan
3. Proksi dan Serangan "Zona Abu-abu"
Badan intelijen AS (FBI dan DHS) secara historis telah memperingatkan tentang "sel tidur" atau proksi yang terkait dengan Iran yang beroperasi di Amerika Utara. Meskipun serangan yang meluas tidak mungkin terjadi, pembunuhan yang ditargetkan terhadap pejabat tinggi atau sabotase fasilitas sensitif tetap menjadi perhatian utama bagi keamanan domestik AS. "Perang bayangan" ini adalah cara utama Iran untuk memproyeksikan kekuatan di luar perbatasan regionalnya.4. Teknologi Drone Lintas Benua
Iran telah menjadi pemimpin global dalam amunisi jelajah jarak jauh berbiaya rendah (drone bunuh diri). Meskipun saat ini drone tersebut belum memiliki jangkauan untuk menyeberangi Atlantik, ada kekhawatiran mengenai "platform peluncuran."Para analis berteori bahwa Iran dapat menggunakan kapal kargo komersial yang dimodifikasi, bertindak sebagai "pangkalan rudal bergerak" di Atlantik—untuk meluncurkan drone atau rudal jarak pendek ke arah kota-kota pesisir AS. Ini akan menghindari kebutuhan akan ICBM tradisional.
5. Pencegahan "Garis Merah"
Alasan Presiden Trump memindahkan USS Abraham Lincoln ke medan perang adalah untuk memastikan bahwa biaya menyerang daratan AS tetap "eksistensial" bagi rezim Iran.Lihat Juga :