Ikut Ritual Menyiksa Anak, Pangeran Andrew Dituding Pemuja Setan

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:39 WIB
loading...
Ikut Ritual Menyiksa...
Ikut ritual menyiksa anak, Pangeran Andrew dituding sebagai pemuja setan. Foto/Dok SindoNews
A A A
LONDON - Kirill Dmitriev, seorang asisten Presiden Rusia Vladimir Putin, menyebut mantan Pangeran Inggris Andrew sebagai “satanik,” bersama dengan “teman-teman Barat liberalnya.” Dia mengutip berkas Jeffrey Epstein yang baru dirilis yang berisi tuduhan anonim bahwa mantan bangsawan itu ikut serta dalam penyiksaan seorang anak.

Andrew Mountbatten-Windsor, adik laki-laki Raja Charles III, dicabut gelar kerajaannya tahun lalu karena hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual tersebut. Skandal ini semakin intensif bulan ini setelah Departemen Luar Negeri AS merilis bagian terakhir berkas Epstein, yang berjumlah lebih dari 3 juta dokumen.

Salah satu dokumen menampilkan saksi anonim FBI yang mengklaim bahwa mereka berusia "6-8 tahun" ketika mereka dibius dan dibawa ke "pesta jaringan pedofil" pada pertengahan tahun 1990-an yang dihadiri oleh Andrew.

Saksi tersebut menuduh bahwa pada suatu kesempatan, mereka ditabrak oleh mobil yang "dikendarai oleh Pangeran Andrew." Pada kesempatan lain, rekan Epstein, Ghislaine Maxwell – yang sekarang menjalani hukuman 20 tahun – diduga mengikat mereka ke meja dan "menyiksa dengan sengatan listrik" sementara para pria, termasuk mantan pangeran, menyaksikan.

"Pangeran Andrew dan teman-teman liberal Baratnya yang Satanis menyiksa anak berusia 6 tahun," tulis Dmitriev di X, sambil menautkan ke laporan media yang merinci kesaksian tersebut, dan menambahkan: "Rusia memerangi Satanisme."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Izin Ekspor Minyak Dicabut...
Izin Ekspor Minyak Dicabut AS, Iran Siapkan Pembalasan
Rekomendasi
Rahasia di Balik Sepatu...
Rahasia di Balik Sepatu Pink Timnas Inggris
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
Mobil Inafis Polres...
Mobil Inafis Polres Jakpus Sambangi Kantor BGN, Ada Apa?
Berita Terkini
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved