Digerebek Pasukan Intelijen, Eks Jenderal Tertinggi Ukraina Akui Diintimidasi Zelensky
Kamis, 19 Februari 2026 - 09:55 WIB
Dalam wawancara dengan Associated Press (AP) yang diterbitkan pada hari Rabu (18/2/2026), Zaluzhny berbicara secara terbuka untuk pertama kalinya tentang keretakan hubungan antara dirinya dan Zelensky.
Menurut laporan tersebut, yang mengutip Zaluzhny, pada September 2022 puluhan agen dari Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menggerebek kantornya untuk melakukan penggeledahan dengan dalih yang tidak masuk akal.
Mantan jenderal tertinggiitu menggambarkan insiden tersebut sebagai tindakan intimidasi, dan mencatat bahwa itu terjadi hanya beberapa jam setelah "pertemuan tegang" dengan Zelensky.
Zaluzhny mengatakan kepada AP bahwa dia segera menghubungi kepala staf Zelensky saat itu, Andrey Yermak, dan memperingatkannya: "Saya akan menghalau serangan ini, karena saya tahu bagaimana cara bertarung."
Titik terendah berikutnya dalam hubungan antara Zaluzhny dan Zelensky terjadi pada tahun 2023 ketika militer Ukraina sedang mempersiapkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia, imbuh laporan AP.
Menurut laporan tersebut, yang mengutip Zaluzhny, pada September 2022 puluhan agen dari Dinas Keamanan Ukraina (SBU) menggerebek kantornya untuk melakukan penggeledahan dengan dalih yang tidak masuk akal.
Mantan jenderal tertinggiitu menggambarkan insiden tersebut sebagai tindakan intimidasi, dan mencatat bahwa itu terjadi hanya beberapa jam setelah "pertemuan tegang" dengan Zelensky.
Zaluzhny mengatakan kepada AP bahwa dia segera menghubungi kepala staf Zelensky saat itu, Andrey Yermak, dan memperingatkannya: "Saya akan menghalau serangan ini, karena saya tahu bagaimana cara bertarung."
Titik terendah berikutnya dalam hubungan antara Zaluzhny dan Zelensky terjadi pada tahun 2023 ketika militer Ukraina sedang mempersiapkan serangan balasan terhadap pasukan Rusia, imbuh laporan AP.
Lihat Juga :