Menlu: Indonesia Dapatkan Akses Vaksin Sebesar 20 Persen dari Total Populasi
Kamis, 17 September 2020 - 16:27 WIB
Di Kesempatan yang sama, Retnio juga mengatakan bahwa Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi atau CEPI telah memulai kegiatan due diligence dengan Biofarma, yang dimulai tanggal 15 September yang lalu.
Due diligence yang mengkaji kapasitas dan kapabilitas Biofarma ini dilakukan sebagai bagian dari proses kemungkinan kerjasama produksi vaksin global, yang akan dilakukan antara CEPI dan Biofarma. ( Baca juga: Luhut Sebut Akhir Desember 2020 Indonesia Terima 40 Juta Vaksin Covid-19 )
"Di dalam due diligence tersebut, CEPI melakukan assessment atas kapasitas manufaktur vaksin Covid-19, Quality Management System (QMS), kemudian sistem analisa laboratorium, hingga sistem IT Bio Farma. Diharapkan hasil due diligence ini akan kita terima pada akhir September atau awal Oktober 2020," tukasnya.
Due diligence yang mengkaji kapasitas dan kapabilitas Biofarma ini dilakukan sebagai bagian dari proses kemungkinan kerjasama produksi vaksin global, yang akan dilakukan antara CEPI dan Biofarma. ( Baca juga: Luhut Sebut Akhir Desember 2020 Indonesia Terima 40 Juta Vaksin Covid-19 )
"Di dalam due diligence tersebut, CEPI melakukan assessment atas kapasitas manufaktur vaksin Covid-19, Quality Management System (QMS), kemudian sistem analisa laboratorium, hingga sistem IT Bio Farma. Diharapkan hasil due diligence ini akan kita terima pada akhir September atau awal Oktober 2020," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :