5 Alasan Italia Menjual Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Salah Satunya Kuno dan Ketinggalan Zaman

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:22 WIB

3. Memperkuat Pengaruh Geopolitik

Kesepakatan ini meningkatkan peran Italia sebagai mitra keamanan utama di Indo-Pasifik, menawarkan penyeimbang terhadap pengaruh regional lainnya.

4. Dukungan untuk Indonesia

Transaksi yang bernilai sekitar USD450 juta (termasuk peralatan pendukung) ini mendukung tujuan Indonesia untuk mentransformasikan angkatan lautnya menjadi kekuatan yang mampu beroperasi di perairan internasional.

Melansir ilsole24ore, dengan penjualan kapal induk ini, Indonesia menjadi pelanggan Asia terbesar Italia dengan kontrak senilai lebih dari USD 1,6 miliar. Pada Maret 2024, Fincantieri menandatangani kontrak senilai EUR 1,18 miliar untuk dua Kapal Patroli Lepas Pantai Serbaguna kelas Thaon di Revel, yang berganti nama menjadi KRI Brawijaya-320 (sebelumnya Marcantonio Colonna) dan KRI Prabu Siliwangi-321 (sebelumnya Ruggiero di Lauria).

5. Sudah Kuno dan Ketinggalan Zaman

Kapal Garibaldi, yang telah bertugas selama beberapa dekade, sedang digantikan di Angkatan Laut Italia, dan penjualannya mewakili pergeseran menuju platform yang lebih modern dan mumpuni, memperkuat posisi Italia sebagai pengekspor angkatan laut terkemuka.

Melansir ilsole24ore, kapal induk tersebut, dengan panjang 180 meter dan bobot 13.370 ton, dibangun di galangan kapal Fincantieri Monfalcone. Kapal ini mulai beroperasi pada 30 September 1985 sebagai kapal penjelajah kapal induk dan bertugas sebagai kapal utama dari tahun 1987 hingga 2011, berpartisipasi dalam misi internasional dari Somalia hingga Operasi Enduring Freedom.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!