Iran Ancam Hancurkan Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Sabtu, 07 Februari 2026 - 20:08 WIB
Menteri Luar Negeri Iran lebih lanjut mengatakan bahwa pembicaraan dengan AS bersifat tidak langsung dan terbatas hanya pada masalah nuklir.
Teheran telah berulang kali menekankan bahwa setiap kesepakatan yang tidak memiliki manfaat ekonomi nyata tidak akan memiliki nilai praktis, sehingga waktu dan hasil negosiasi sangat penting bagi Iran.
Di bidang nuklir, Iran bersikeras pada hak hukumnya untuk memperkaya uranium di tanahnya sendiri, menggambarkan masalah ini sebagai garis merah dalam pembicaraan. Dari perspektif Teheran, setiap potensi langkah teknis hanya dapat dipertimbangkan dalam kerangka kerja yang mengakui hak ini, dan setiap prasyarat di luar itu akan dianggap sebagai tanda itikad buruk oleh pihak lain.
Iran telah mengadakan lima putaran pembicaraan tentang pengganti kesepakatan nuklir 2015 sebelum serangan udara AS-Israel terhadap negara itu dan fasilitas nuklirnya pada pertengahan Juni.
Teheran telah berulang kali menekankan bahwa setiap kesepakatan yang tidak memiliki manfaat ekonomi nyata tidak akan memiliki nilai praktis, sehingga waktu dan hasil negosiasi sangat penting bagi Iran.
Di bidang nuklir, Iran bersikeras pada hak hukumnya untuk memperkaya uranium di tanahnya sendiri, menggambarkan masalah ini sebagai garis merah dalam pembicaraan. Dari perspektif Teheran, setiap potensi langkah teknis hanya dapat dipertimbangkan dalam kerangka kerja yang mengakui hak ini, dan setiap prasyarat di luar itu akan dianggap sebagai tanda itikad buruk oleh pihak lain.
Iran telah mengadakan lima putaran pembicaraan tentang pengganti kesepakatan nuklir 2015 sebelum serangan udara AS-Israel terhadap negara itu dan fasilitas nuklirnya pada pertengahan Juni.
(ahm)
Lihat Juga :