Iran Siapkan Kuburan untuk Ribuan Tentara AS Jika Amerika Luncurkan Perang

Senin, 02 Februari 2026 - 09:17 WIB
Iran, yang bersikeras bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan sipil, telah mengindikasikan kesediaannya untuk memasuki negosiasi, asalkan negosiasi tersebut "adil" dan tidak terjadi "di bawah bayang-bayang ancaman" menurut Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

"Teheran tidak memiliki masalah dengan negosiasi," ujarnya.

"Mereka tentu harus mengesampingkan ancaman mereka dan mengubah pendekatan mereka menuju negosiasi yang adil, seperti yang dikatakan Trump sendiri dalam unggahannya," paparnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!