4 Fakta Pituffik, Satu-satunya Pangkalan Militer AS di Greenland

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:07 WIB
AS dan Denmark mulai secara diam-diam membangun instalasi militer di sana pada tahun 1951 agar AS dapat menempatkan pesawat pembom jarak jauh lebih dekat ke Tiongkok dan Uni Soviet saat itu. Pituffik terus beroperasi hingga saat ini melalui perjanjian pertahanan bersama antara AS dan Denmark.

Baca Juga: Siapa Orang Kurdi? Etnis Tanpa Kewarganegaraan Terbesar di Dunia

3. Awalnya Disebut Pangkalan udara Thule

Sebelumnya dikenal sebagai Pangkalan Udara Thule, instalasi tersebut berganti nama pada tahun 2023 untuk "mengakui warisan budaya Greenland dan lebih mencerminkan perannya dalam Angkatan Luar Angkasa AS," kata militer dalam siaran pers.

Pituffik sangat penting bagi kemampuan militer AS sebagian besar karena letaknya tepat di antara AS bagian utara dan Rusia bagian utara, kata Bouffard dan pakar keamanan nasional lainnya.

4. Pertahanan Rudal hingga Pengawasan Antariksa

Militer AS melakukan misi peringatan rudal, pertahanan rudal, dan pengawasan ruang angkasa dari pangkalan tersebut.

Menurut Bouffard, AS mempertahankan kemampuan pertahanan yang signifikan di Alaska untuk berjaga-jaga terhadap potensi serangan dari barat. Peringatan dini tentang serangan dari timur dapat datang dari sekutu AS seperti Inggris, Islandia, dan Greenland.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!