2 Kelompok Pemberontak Bentrok di Kolombia, 27 Orang Tewas

Senin, 19 Januari 2026 - 15:31 WIB
Baca Juga: Siapa yang Menguasai Greenland Akan Jadi Pemimpin Dunia? Ini 5 Alasannya

Petro telah bertukar kata-kata keras dengan Presiden Donald Trump setelah yang terakhir mengancam akan menindaklanjuti penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS dengan serangan untuk menggulingkan atau membunuh Petro.

Namun pekan lalu, kedua pemimpin meredakan ketegangan, berbicara dan sepakat untuk bekerja sama memerangi perdagangan narkoba.

Tentara Pembebasan Nasional Kolombia (ELN), kelompok pemberontak sayap kiri dan kekuatan pemberontak terbesar yang tersisa di negara itu, telah bersiap untuk berperang di tengah ancaman intervensi Trump.

Konflik bersenjata Kolombia, yang berlangsung selama lebih dari enam dekade dan terutama dibiayai oleh perdagangan narkoba dan penambangan ilegal, telah mengakibatkan lebih dari 450.000 kematian dan jutaan orang mengungsi, dengan upaya perdamaian Petro saat ini terhenti.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!