AS Tetapkan Ikhwanul Muslimin di Mesir, Lebanon, dan Yordania sebagai Kelompok Teroris

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:45 WIB
Salah Abdel Haq, penjabat pemimpin umum Ikhwanul Muslimin Mesir, mengatakan kelompok tersebut “secara tegas menolak penetapan ini dan akan menempuh semua jalur hukum untuk menantang keputusan ini yang merugikan jutaan umat Muslim di seluruh dunia.”

Abdel Haq pada hari Selasa menyatakan tekanan dari Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) di Washington mendorong keputusan pemerintahan Trump.

“Kami membantah semua tuduhan bahwa Ikhwanul Muslimin Mesir telah mengarahkan, mendanai, memberikan dukungan materiil, atau terlibat dalam terorisme,” katanya kepada Al Jazeera dalam pernyataan.

Baca juga: Trump Batalkan Pertemuan AS-Iran, Dorong Para Pengunjuk Rasa Mengambil Alih Institusi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!