Trump Bercanda Menlu AS Marco Rubio Bisa Menjadi Presiden Kuba Berikutnya

Senin, 12 Januari 2026 - 09:33 WIB
“Mereka yang mengubah segalanya menjadi bisnis, bahkan nyawa manusia, tidak memiliki otoritas moral untuk menunjuk jari ke Kuba dalam hal apa pun, sama sekali apa pun,” tulisnya di X, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Senin (12/1/2026).

“Kekurangan ekonomi yang parah di negara ini adalah kesalahan dari tindakan kejam yang mencekik secara ekstrem yang telah diterapkan AS kepada kami selama enam dekade,” lanjut dia.

Washington telah memberlakukan embargo perdagangan komprehensif terhadap Kuba sejak tahun 1960-an. Meskipun pemerintahan Barack Obama dan Joe Biden mengambil langkah-langkah untuk menormalisasi hubungan, Trump—setelah terpilih kembali sebagai presiden AS pada Januari lalu—memasukkan kembali Kuba ke dalam daftar negara sponsor terorisme.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!