Trump Bercanda Menlu AS Marco Rubio Bisa Menjadi Presiden Kuba Berikutnya

Senin, 12 Januari 2026 - 09:33 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah diculik oleh pasukan khusus AS pada 3 Januari lalu setelah Caracas mendapat tekanan dari Washington selama berbulan-bulan. Setelah penculikan itu, Trump menuntut “akses total” AS ke minyak Venezuela.

Dalam operasi militer AS di Venezuela, 32 perwira Kuba ikut terbunuh.

Dalam unggahan Truth Social-nya, Trump mengonfirmasi kematian puluhan warga Kuba tersebut. Dia menegaskan AS sekarang yang akan menjadi pelindung Venezuela.

Menurut Trump, Kuba tak akan lagi mendapat jatuh uang dan minyak dari Venezuela dan mendesak Havana untuk membuat kesepakatan dengan Washington. "Sebelum terlambat," tulis Trump.

Beberapa jam kemudian, Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengecam anggapan superioritas moral Washington. Dia pun menuduh AS telah menyerang Kuba selama 66 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!