Tembakan Hebat Guncang Luar Istana Presiden Venezuela di Caracas, Ada Apa?

Selasa, 06 Januari 2026 - 09:11 WIB
Sekutu dekat Maduro, Wakil Presiden Delcy Rodriguez, diangkat sebagai presiden sementara. Dia telah mengutuk operasi AS sebagai "serangan imperialis".

Maduro membantah semua tuduhan ketika dia dibawa ke hadapan hakim AS pada hari Senin, dan menyebut dirinya sebagai "tawanan perang".

Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil mengatakan AS telah melancarkan "perang kolonial" untuk menjarah sumber daya alam Venezuela. "Hari ini, Venezuela. Besok, bisa jadi negara lain," katanya.

Rusia dan China juga mengutuk serangan AS tersebut, di mana Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyebutnya sebagai "banditisme internasional".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!