Penculikan Maduro Picu Potensi Perang AS dengan Iran

Senin, 05 Januari 2026 - 14:06 WIB
"Konsekuensinya memengaruhi seluruh sistem internasional dan akan semakin mengekspos tatanan berdasarkan Piagam PBB pada erosi dan kehancuran."

4. Demonstrasi Anti-pemerintah Menguat di Iran

Pada hari Jumat, Trump memperingatkan bahwa AS "siap tempur" dan siap menyerang Iran jika pemerintah Iran membunuh para demonstran di tengah demonstrasi anti-pemerintah yang sedang berlangsung tetapi sporadis di seluruh negeri.

Ia memperbarui ancaman yang sama pada Minggu malam. "Jika mereka mulai membunuh orang seperti yang telah mereka lakukan di masa lalu, saya pikir mereka akan dihantam sangat keras oleh Amerika Serikat," kata presiden AS.

Jadi, bisakah AS melakukan pemenggalan pemerintahan ala Venezuela di Iran?

Abdi dari NIAC mencatat bahwa Israel telah mencoba membunuh para pemimpin tertinggi negara itu, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian, pada bulan Juni.

5. Trump Ingin Membunuh Khamenei

Trump juga berulang kali mengancam Khamenei dengan pembunuhan, dan para pejabat Israel mengkonfirmasi bahwa mereka berupaya untuk "menyingkirkan" pemimpin tertinggi selama perang.

"Para pejabat Iran mengatakan bahwa mereka telah memiliki rencana agar pembunuhan atau pemecatan para pemimpin senior tidak melumpuhkan atau menggulingkan rezim," kata Abdi.

“Akan jauh lebih kacau jika melakukan operasi ‘penculikan dan penangkapan’ terhadap Iran, mengingat kemampuan mereka untuk membalas dendam terhadap kepentingan dan personel AS.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!