Presiden Somaliland akan Kunjungi Israel dan Gabung Kesepakatan Abraham

Kamis, 01 Januari 2026 - 18:15 WIB
Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Selasa bahwa pengakuan Israel terhadap Somaliland adalah ilegal.

Erdogan menambahkan Turki berencana memulai eksplorasi energi dan membangun pelabuhan di Somalia.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud, Erdogan mengatakan langkah-langkah Israel merupakan upaya “menyeret kawasan Tanduk Afrika ke dalam ketidakstabilan”.

Ia menekankan, “Persatuan dan kedaulatan Somalia adalah prioritas bagi kami.”

Erdogan menegaskan Ankara menolak setiap pelanggaran kedaulatan Somalia atau setiap perubahan status hukumnya.

Dalam konteks yang sama, dia mengumumkan Turki berencana memulai operasi eksplorasi energi di Somalia pada tahun 2026, sebagai bagian dari perluasan kerja sama ekonomi dan strategis antara kedua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!