Trump Sangat Marah atas Serangan 91 Drone Kamikaze Ukraina terhadap Kediaman Putin
Selasa, 30 Desember 2025 - 07:07 WIB
Berbicara bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di luar Gedung Putih, Trump mengonfirmasi bahwa dia mengetahui tentang serangan itu dari Putin selama percakapan telepon sebelumnya pada hari itu.
"Saya tidak menyukainya. Ini tidak baik," kata Trump. "Saya mengetahuinya dari Presiden Putin hari ini. Saya sangat marah tentang hal itu," katanya lagi, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (30/12/2025).
“Pagi-pagi sekali [Putin] mengatakan dia diserang. Itu tidak baik. Jangan lupa, Anda tahu, Tomahawk. Saya menghentikan Tomahawk. Saya tidak menginginkannya,” kata Trump, merujuk pada rudal jelajah buatan AS yang telah berulang kali diminta oleh Kyiv.
"Ini adalah periode waktu yang sensitif. Ini bukan waktu yang tepat. Bersikap ofensif itu satu hal, karena mereka memang ofensif. Menyerang rumahnya adalah hal lain. Ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan semua itu," imbuh Putin.
Percakapan antara kedua presiden tersebut sebelumnya dikonfirmasi oleh ajudan kebijakan luar negeri Kremlin, Yury Ushakov, yang mengatakan Trump terkejut dengan serangan terhadap kediaman Putin dan berkata, "Syukurlah, kami tidak memberikan Tomahawk kepada Kyiv."
"Saya tidak menyukainya. Ini tidak baik," kata Trump. "Saya mengetahuinya dari Presiden Putin hari ini. Saya sangat marah tentang hal itu," katanya lagi, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (30/12/2025).
“Pagi-pagi sekali [Putin] mengatakan dia diserang. Itu tidak baik. Jangan lupa, Anda tahu, Tomahawk. Saya menghentikan Tomahawk. Saya tidak menginginkannya,” kata Trump, merujuk pada rudal jelajah buatan AS yang telah berulang kali diminta oleh Kyiv.
"Ini adalah periode waktu yang sensitif. Ini bukan waktu yang tepat. Bersikap ofensif itu satu hal, karena mereka memang ofensif. Menyerang rumahnya adalah hal lain. Ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan semua itu," imbuh Putin.
Percakapan antara kedua presiden tersebut sebelumnya dikonfirmasi oleh ajudan kebijakan luar negeri Kremlin, Yury Ushakov, yang mengatakan Trump terkejut dengan serangan terhadap kediaman Putin dan berkata, "Syukurlah, kami tidak memberikan Tomahawk kepada Kyiv."
Lihat Juga :