Ukraina Luncurkan 91 Drone Kamikaze ke Kediaman Putin, Rusia Ancam Balas Dendam
Selasa, 30 Desember 2025 - 06:41 WIB
"Serangan itu terjadi di tengah negosiasi intensif antara Rusia dan Amerika Serikat,” lanjut diplomat senior tersebut, menambahkan bahwa “tindakan sembrono” Kyiv tidak akan dibiarkan tanpa balasan.
Menurutnya, Moskow telah menetapkan target dan waktu serangan balasan yang akan datang.
Lavrov mengatakan serangan ini pasti akan memengaruhi proses penyelesaian perang Rusia-Ukraina, tanpa memberikan detail pasti tentang potensi perubahan posisi Rusia.
“Kami tidak bermaksud untuk menarik diri dari proses negosiasi dengan AS. Namun, mengingat kemerosotan total rezim kriminal Kyiv, yang telah beralih ke kebijakan terorisme negara, posisi negosiasi Rusia akan direvisi,” kata Lavrov.
Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas membantah serangan terhadap kediaman negara Putin. Menurutnya, Moskow hanya mencari dalih untuk membahayakan kemajuan yang telah dicapai AS dan Ukraina, dan menyerang kawasan pemerintahan di Kyiv.
Menurutnya, Moskow telah menetapkan target dan waktu serangan balasan yang akan datang.
Lavrov mengatakan serangan ini pasti akan memengaruhi proses penyelesaian perang Rusia-Ukraina, tanpa memberikan detail pasti tentang potensi perubahan posisi Rusia.
“Kami tidak bermaksud untuk menarik diri dari proses negosiasi dengan AS. Namun, mengingat kemerosotan total rezim kriminal Kyiv, yang telah beralih ke kebijakan terorisme negara, posisi negosiasi Rusia akan direvisi,” kata Lavrov.
Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas membantah serangan terhadap kediaman negara Putin. Menurutnya, Moskow hanya mencari dalih untuk membahayakan kemajuan yang telah dicapai AS dan Ukraina, dan menyerang kawasan pemerintahan di Kyiv.
(mas)
Lihat Juga :