Siapa Sharif Osman Hadi? Pemimpin Demonstrasi Bangladesh yang Meninggal di Singapura

Sabtu, 20 Desember 2025 - 14:30 WIB
“Meskipun para dokter telah melakukan upaya terbaik… Hadi meninggal dunia akibat luka-lukanya,” kata Kementerian Luar Negeri Singapura dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis.

Dalam sebuah unggahan Facebook pada Kamis malam, Inqilab Mancha mengumumkan: “Dalam perjuangan melawan hegemoni India, Allah telah menerima revolusioner besar Osman Hadi sebagai martir.”

Pada hari Jumat, kelompok-kelompok pelayat mulai berkumpul di lingkungan Shahbag di pusat Dhaka, menunggu jenazah Hadi, yang diperkirakan akan tiba di ibu kota pada malam hari, seperti yang dilaporkan oleh Moudud Ahmmed Sujan dari Al Jazeera dari Dhaka.

Kemudian, Inqilab Mancha menulis di Facebook bahwa sebuah kendaraan yang membawa jenazah mantan juru bicaranya sedang menuju Shahbag di pusat Dhaka.

Atas permintaan keluarga, jenazah Hadi tidak langsung dibawa ke Masjid Pusat Universitas Dhaka, seperti yang dilaporkan kelompok tersebut sebelumnya, tetapi akan dibawa ke sana pada hari Sabtu, demikian bunyi unggahan tersebut.

3. Tersangka Pembunuhan Masih Diburu

Pada 12 Desember, polisi Bangladesh melancarkan perburuan terhadap para penyerang yang menembak Hadi.

Unit kontra-terorisme negara, Batalyon Aksi Cepat (RAB), juga terlibat dalam perburuan ini.

Dalam siaran pers pada 13 Desember, polisi merilis cuplikan rekaman CCTV dari insiden tersebut, yang menunjukkan dua tersangka utama. Polisi menawarkan hadiah lima juta taka (sekitar $42.000) untuk informasi yang mengarah pada penangkapan mereka.

Kedua pria dalam cuplikan CCTV terlihat mengenakan pakaian hitam dan kacamata. Salah satunya mengenakan hoodie hitam, sedangkan yang lainnya mengenakan kemeja hitam dan jam tangan.

Surat kabar The Daily Star melaporkan bahwa polisi dan penjaga perbatasan negara telah menangkap setidaknya 20 orang yang terkait dengan insiden tersebut sejauh ini, tetapi penyelidikan masih berlangsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!