Mengapa Kamboja Tanpa Memiliki Jet Tempur?
Selasa, 09 Desember 2025 - 12:11 WIB
2. Mengandalkan Pesawat Buatan China
Untuk kebutuhan transportasi yang lebih ringan, RCAF mengoperasikan dua Xian MA60—pesawat regional turboprop buatan China yang berguna untuk pergerakan pasukan, pasokan ulang kargo, dan evakuasi medis. MA60 telah terbukti sangat membantu dalam mengakses provinsi-provinsi pedesaan Kamboja yang sulit dijangkau.RCAF juga memiliki satu Harbin Y-12, pesawat turboprop China lainnya yang mampu melakukan lepas landas dan mendarat singkat (STOL), menjadikan pesawat ini berharga untuk operasi di wilayah-wilayah Kamboja yang paling sulit diakses.
Melengkapi armada sayap tetap Kamboja adalah Britten-Norman BN-2 Islander, pesawat baling-baling ganda buatan Inggris yang dikenal luas karena ketangguhan dan kesederhanaannya. RCAF menggunakan BN-2 untuk tugas transportasi berkapasitas rendah, pengawasan, dan pelatihan pilot.
3. Pernah Memiliki MiG-21 dan Aero L-39 Albatros
Secara historis, RCAF memiliki MiG-21 dan Aero L-39 Albatros dalam jumlah terbatas. Namun, armada pesawat tempur tersebut telah dipensiunkan karena usang dan infrastruktur pendukung yang terbatas. Meskipun RCAF telah membahas pembelian lima L-39NG baru, belum ada rencana yang diformalkan, sehingga Kamboja tidak memiliki jet tempur yang berfungsi dalam armada mereka.4. Mengandalkan Helikopter
Namun, tulang punggung operasional RCAF adalah armada helikopternya, yang menyediakan sebagian besar mobilitas udara Kamboja yang terbatas. Yang paling menonjol dalam inventaris RCAF adalah helikopter seri Mi-8 dan Mi-17, yang dirancang untuk operasi angkat berat. RCAF mengoperasikan sekitar sepuluh helikopter Mi-8/Mi-17, yang digunakan untuk transportasi pasukan, pengiriman bantuan kemanusiaan, tanggap bencana, dan misi keamanan dalam negeri. Helikopter Soviet/Rusia yang tangguh ini sangat cocok untuk kondisi geografis Kamboja yang rawan banjir, hutan, dan pegunungan.Melengkapi Mi-8/Mi-17 adalah Harbin Z-9 buatan China, yang memiliki fungsi multiperan, termasuk komando dan kendali, utilitas ringan, dan pengintaian. Terakhir, RCAF memiliki beragam helikopter ringan, termasuk Eurocopter AS350 Ecureuil dan AgustaWestland AW109.
(ahm)
Lihat Juga :