Bos Intelijen Ukraina Klaim Mampu Menyadap Pejabat Tinggi Rusia

Selasa, 09 Desember 2025 - 11:29 WIB
Bloomberg tidak mengungkapkan bagaimana mereka memperoleh akses ke pertukaran informasi yang sensitif tersebut, dan Moskow mengeklaim kebocoran tersebut bertujuan untuk menghambat perundingan antara Rusia dan AS.

Sebuah video yang diunggah oleh RBK menunjukkan Budanov ditanya jurnalis secara langsung apakah intelijen Ukraina dapat menyadap pejabat Kremlin.

"Kami bisa, ya. Kami mendapatkan uang untuk ini," jawabnya, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (9/12/2025). Budanov tidak memberikan detail apa pun untuk mendukung klaim tersebut.

Meskipun kantor Zelensky membantah terlibat, pernyataan Budanov mengisyaratkan kemungkinan peran Ukraina, terutama karena perundingan yang bocor menunjukkan bahwa Kyiv telah dilewati.

Ketika berbagai pihak saling menyalahkan atas kebocoran tersebut, seorang pejabat keamanan Eropa mengatakan kepada The Wall Street Journal (WSJ) pada November lalu bahwa puluhan negara kemungkinan telah menyadap panggilan telepon Ushakov, karena dia menggunakan saluran telepon seluler yang tidak aman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!